Langsung ke konten utama

Best Seller Kopi Kenangan, Menu Terfavorit

Sejarah Kopitiam, Kedai Kopi Tradisional Yang Melegenda


Gambar oleh Katarzyna Dziemidowicz dari Pixabay 

Sepintaskopi.com - Taukah kamu sejarah kopitiam? Kopi sudah menjadi minuman general yang banyak dijumpai di berbagai negara. Negeri Tirai Bambu juga mengonsumsi hasil olahan dari biji kopi ini sejak lama. Bahkan sudah berhasil membuat sajian kopi sendiri yang tersebar di seluruh dunia.

Sejarah mencatatkan bahwa awal mula masyarakat China mengenal kopi adalah saat kedatangan para Pastur Yesuit yang kala itu sedang melakukan ekspedisi. Lambat laun, mereka melihat potensi lahan yang bisa dijadikan kebun kopi di daerah Yunnan.  

Kemunculan kopitiam adalah tanda masuknya kopi khas warga Tionghoa ke Asia Tenggara. Kopitiam merupakan hasil dari akulturasi budaya antara etnis Tionghoa dan juga etnis Melayu. Berdasarkan katanya, kopitiam sendiri berarti kedai kopi.

Sejarah kopitiam sendiri berawal dari etnis Tionghoa yang tinggal di Singapura dan Malaysia. Pada saat itu negeri serumpun Indonesia ini sedang dijajah oleh Bangsa Inggris. Sebagian warga keturunan China ini dipekerjakan sebagai buruh tani, tambang dan juga juru masak.

Sejak saat itu mereka terpikir menu apa yang paling cocok untuk tentara Inggris ini. Sampai akhirnya mereka mendirikan kedai kopi yang pada akhirnya disebut dengan kopitiam. Penyebutan kopitiam merujuk pada kedai kopi milik keturunan China yang tinggal di Malaysia maupun Singapura.

Tonggak sejarah kopitiam di Indonesia berawal dari kedatangannya di pulau Kalimantan, tepatnya di Singkawang. Tak heran, memang sampai sekarang sebagian besar yang mendiami daerah Singkawang adalah etnis Tionghoa. Kopitiam sudah hadir di Singkawang sejak abad ke 20 dengan menu-menu khas kedai kopi tradisional.

Gambar oleh Frank Oschatz dari Pixabay 

Kian lama kopitiam semakin berkembang, selain menyajikan santapan menu sarapan, kini varian menu kopitiam juga mulai bertambah. Kedai kopi tradisional hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Melayu ini dulunya hanya menyediakan menu makanan seperti kopi O, roti bakar isi selai srikaya, dan telur rebus.

Baca juga : Kopitiam, Kedai Kopi Tradisional Khas Orang Tionghoa

Menjamurnya minat masyarakat mengonsumsi kopi juga berimbas pada perkembangan kopitiam ini. Kini, di kota-kota besar juga mulai muncul banyak kopitiam yang bisa kamu nikmati kenikmatannya. Namun, untuk kedai kopitiam yang sudah turun temurun kamu bisa berkunjung langsung ke Singkawang.


Sumber : https://travel.tempo.co/

Fungsi dari kopitiam sendiri tidak hanya digunakan sebagai tempat makan. Namun juga tempat bertukar pikiran tentang apa saja. Ada yang mengatakan jika di kopitiam, masyarakat bisa menentukan pemilihan hak suaranya saat tahun pemilu berlangsung dari hasil tukar pikiran tersebut.  


Itulah sejarah kopitiam yang begitu melegenda. Selanjutnya simak artikel-artikel lain tentang kopi hanya di sepintaskopi.com.





Sumber

https://www.filosofikopi.com
https://blog.airyrooms.com
https://travelingyuk.com




Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Brand Kopi Lokal yang terkenal di Manca Negara

Gambar Oleh Birgl dari Pixabay Sepintaskopi.com - Kopi lokal Indonesia memang sudah banyak dikenal di luar negeri. Namun, tidak hanya kopinya saja yang terkenal di luar negeri, tapi brand kopi lokalnya juga.  Beberapa kedai kopi yang didirikan anak bangsa ada yang sudah mengekspansi negara-negara di luar Indonesia. Bahkan, ada yang sudah sampai di Amerika, sarang raksasa kedai kopi berasal. Apa itu Brand ? Brand atau merek adalah suatu komponen yang harus dimiliki dan melekat pada sebuah produk. Tanpa adanya merek maka produk yang Kamu pasarkan tidak akan dikenal dengan baik.  Pakailah nama-nama brand yang sesuai dan juga dekat di hati masyarakat. Kamu juga harus menentukan siapa sasaran konsumen yang Kamu incar sebelum memilih brand untuk produk Kamu. Ini Dia Brand Kopi Lokal yang Terkenal Sampai Manca Negara Belum banyak kedai kopi lokal yang mampu membuka cabang-cabangnya di luar negeri karena harus diakui memang tidak mudah. Berkat kegigihan dan kerja keras sega

Berapa Sih Kandungan Kafein Pada Kopi?

Sumber : https://nationalgeographic.grid.id/ Sepintaskopi.com - Halo sahabat ngopi, semoga selalu sehat dan bahagia ya. Kali ini kita akan bahas kopi dari sudut pandang sains lagi nih, khususnya untuk topik kandungan kafein pada kopi. Tentu sahabat ngopi sudah tahu ya, kopi tidak bisa dijauhkan dari yang namanya kafein. Salah satu senyawa kopi ini menyimpan banyak sekali manfaat untuk setiap sahabat ngopi loh. Tapi ada syaratnya, manfaat ini bisa terasa jika sahabat ngopi tidak berlebihan mengonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung kafein. Yuk Bahas Tuntas Kandungan Kafein Pada Kopi Setiap sahabat ngopi pasti mempunyai tujuan yang berbeda-beda saat ngopi. Ada yang ingin mendapatkan fokus selama bekerja atau mencari manfaat kesehatan lainnya dari kopi. Manfaat ini salah satunya disebabkan oleh kandungan kafein di dalam kopi. Makin penasaran kan ya, yuk kita bahas satu per satu tentang kafein di dalam kopi. 1. Kandungan Kafein Pada Secangkir Kopi Sampa

4 Kopi Arabika Garut yang Bercita Rasa Unik

Sepintaskopi.com - Rasa istimewa kopi arabika mampu membuat siapa saja tergila-gila padanya. Kekhasan aroma kopi arabika menjadi sesuatu yang selalu dicari-cari oleh para pencinta kopi.   Perlu diketahui juga, jika Indonesia juga mempunyai satu kopi arabika asal Jawa Barat dengan cita rasa yang unik dan menarik. Itulah sebabnya para sahabat ngopi harus coba kopi-kopi arabika Garut berikut ini. Eits, tapi sebelumnya kita cari tahu dulu yuk sebenarnya bagaimana sih asal usul dari Kopi Arabika khas kota dodol ini. Kopi Arabika Garut (Java Preanger) Kopi Garut termasuk jenis kopi arabika pertama yang masuk ke Indonesia. Setelah mengalami kegagalan penanaman kopi pertama akibat diterjang banjir, Belanda langsung memindahkan lokasi kebun kopi di Jawa Barat. Bisa jadi Garut inilah salah satu titik penanaman kopi arabika tersebut. Provinsi Jawa Barat dikala masa penjajahan pernah menjadi penghasil kopi terbesar di dunia. Setengah kebutuhan kopi dunia dihasilkan dari Jawa Bar