Langsung ke konten utama

Kopi, Minuman Legenda Penuh Cerita dibalik Cangkirnya

Kopi Daun Kawa, Ini Kopi Atau Teh?

                          Gambar oleh Liputan6dotcom

Sepintaskopi.com - Kopi daun kawa, ini kopi atau teh? Pada umumnya kopi dibuat dari biji kopi yang dihaluskan lalu diseduh dengan menggunakan air panas. 

Beda halnya dengan kopi daun kawa yang justru memanfaatkan daun kopi sebagai sajian kopi khas Ranah Minang yang terus lestari. 

Wah cukup unik sekali, lalu bagaimana asal usul munculnya kopi khas Sumatera Barat ini? Yuk simak info selengkapnya tentang kopi daun kawa di sini.

Asal Usul Kopi Daun Kawa Khas Ranah Minang

Sebenarnya ada dua versi sejarah asal muasal kopi daun kawa di Ranah Minang. 

Versi pertama menyatakan, budaya minum kopi daun kawa di Sumatera Barat diperkenalkan oleh Bangsa Arab yang saat itu berlayar ke nusantara untuk berdagang. 

Perlu diketahui juga bahwa Bangsa Arab pernah menjadi produsen kopi terbesar di dunia. 

Baca juga : 12 Kuote dari Film Filosofi Kopi Seri Dua

Bahkan, mereka selalu menjual biji kopi yang sudah tidak bisa ditanam kembali untuk mempertahankan dominasi di bidang niaga kopi. 

Sejarah versi ini diperkuat dengan perkiraan bahwa kata kawa berasal dari bahasa Arab yaitu qahwah. Saat itu biji kopilah yang dibuang oleh masyarakat karena masyarakat hanya memanfaatkan daunnya saja. 

Barulah setelah ada saudagar dari negeri Paman Sam datang ke Ranah Minang, masyarakat menyadari jika biji kopi juga memiliki nilai ekonomis yang sangat menggiurkan.

Namun, ada sejarah versi lainnya yang menyatakan bahwa kopi daun kawa muncul karena penderitaan rakyat Minang yang tidak bisa menikmati kopi dari biji kopi yang mereka tanam sendiri. 

Penyebabnya karena Belanda melakukan tanam paksa kopi yang pada saat itu mempunyai harga yang melambung tinggi. 

Biji kopi yang dihasilkan dari kebun kopi masyarakat Minang diserahkan kepada Belanda untuk dikirim ke negerinya. 

Sampai sekarang, tidak ada yang tahu pasti siapa tokoh yang pertama kali berhasil menemukan racikan kopi daun kawa ini. 

Namun, yang jelas kopi unik ini sudah menjadi bagian dari kebudayaan minum kopi masyarakat Minang.

Proses Pembuatan Kopi Daun Kawa

Sekilas memang cara penyajian kopi khas Sumatera Barat ini nampak seperti teh. Namun, jika ditelisik lebih dalam dari segi warna dan rasanya lebih menyerupai kopi. 

Baca juga : Mensyukuri Aroma Kopi Arabika yang Tiada Taranya

Proses pembuatan kopi ini cukup sederhana yaitu dengan mengeringkan daun terlebih dahulu. Durasi waktu yang dibutuhkan kurang lebih selama 12 jam di bawah sinar matahari. 

Setelah itu daun akan diasapi dengan menggunakan perapian. Sesudah itu barulah daun kawa bisa direbus pada sebuah ceret. 

Air hasil rebusan bisa dinikmati sebagai kopi kawa. Setelah itu bisa ditambahkan gula dan susu sesuai selera. 

Biasanya, kopi akan disajikan di dalam sebuah batok kelapa yang sudah dibagi dua. Masyarakat Minang percaya jika batok kelapa akan mempengaruhi rasa kopi daun kawa. Benar saja, rasanya akan sedikit berbeda saat disajikan dengan menggunakan gelas kaca. 

Dahulu kopi daun kawa ini tidak disajikan dengan menggunakan gula pasir tapi menggunakan gula khas masyarakat Minang yang dinamakan saka. 

Gula saka terbuat dari sari tebu yang diolah sedemikian rupa menjadi gula. Penampilan gula saka sendiri mirip dengan gula merah. 

Sama halnya pembuatan kopi dengan menggunakan biji kopi, daun kawa juga dibedakan menjadi daun kopi kawa jenis arabika dan jenis robusta. Kedua daun kopi tersebut memiliki cita rasa yang berbeda. 

Biasanya para pengusaha kedai kopi kawa lebih banyak menyuplai daun kopi jenis arabika. Ini dikarenakan konsumen lebih menggemari rasa dari daun jenis arabika tersebut. 

Varian Rasa Kopi Daun Kawa

Dahulu kopi kawa hanya disajikan dengan menggunakan gula saka saja. Kini, varian rasanya sendiri sudah bervariasi. Ada kopi yang disajikan dengan tambahan susu dan gula pasir. 

Selain itu ada juga yang menambahkan kuning telur juga. Jadi penikmat kopi bisa memilih varian rasa sesuai selera masing-masing. 

Ada juga rasa original untuk yang ingin mengetahui rasa kopi daun tanpa tambahan rasa yang lain. 

Nah, bagi sahabat ngopi yang sedang berjalan-jalan di Provinsi Sumatera Barat. Sempatkan diri untuk mampir di Batusangkar untuk menikmati sajian nikmat kopi daun kawa ini. Selamat mencoba.

Referensi

https://www.gordi.id/blogs/updates/secangkir-kopi-kawa-daun-meninggalkan-kisah

https://regional.kompas.com/read/2017/09/29/07000061/kawa-daun-kopi-khas-sumatera-barat-yang-diseduh-dari-daun-1?page=all#page2



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Ide Nama Cafe Dan Artinya Rekomendasi Sepintas Kopi

Ide nama cafe dan artinya, Gambar oleh Canva Sepintaskopi.com - Lagi cari ide nama cafe dan artinya. Di sinilah tempat yang tepat untuk para sahabat ngopi semua. Ada sebuah ungkapan nama adalah doa, maka pemberian nama tidak boleh sembarangan ya. Kali ini sepintaskopi.com akan menyajikan dan merekomendasikan 10 ide nama cafe dan artinya spesial untuk kamu. Semoga saja bisa membantu kamu yang sudah punya niat untuk membuka usaha dan bisnis kopi . 10 Ide Nama Cafe Dan Artinya Rekomendasi Sepintaskopi.com Nama cafe bisa menjadi brand yang menjual nantinya, untuk itu perlu dipikirkan dengan baik. Sahabat ngopi bisa coba menggunakan nama-nama cafe berikut ini. 1. Arion Cafe Resto And Bar Ide nama cafe ini cukup mudah diingat meskipun menggunakan bahasa asing. Arti dari arion adalah memesona.  Harapannya para pengunjung bisa terpesona dengan berbagai sajian dan pelayanan di kedai kopi kamu atau bisnis kopi apapun yang kamu jalani. Baca juga :  Best Seller Kopi Kenangan, Menu Terfavorit Di

Takaran Membuat Kopi Hitam yang Pas

Gambar oleh Canva Sepintaskopi.com - Halo sahabat ngopi semua, lagi cari informasi takaran membuat kopi hitam yang pas? Selamat, kamu berada di blog yang tepat. Bagi para pencinta kopi, takaran membuat kopi hitam tidak boleh dianggap sepele loh. Iya, karena inilah yang akan memperkaya cita rasa kopi hitam yang kamu buat.  Pada kesempatan kali ini segenap kru sepintaskopi.com akan membahas tuntas nih mengenai takaran membuat kopi hitam yang pas.  Nah, kami berharap semoga sedikit ulasan takaran membuat kopi hitam ini bisa membantu kamu, sahabat ngopi semua untuk menemukan rasa terbaik kopi hitammu ya. Takaran Membuat Kopi Kapal Api yang Pas Rasa kopi yang spesial akan dirasakan jika mempunyai takaran yang pas. Takaran membuat kopi kapal api juga harus diperhatikan dengan baik.  Baca juga :  Cara Membuat Kopi Hitam Yang Enak Lalu, apa berapa sih takaran membuat kopi kapal api yang akan menghasilkan rasa kopi yang spesial? Di sinilah jawabannya. 1. Takaran Kopi Kapal Api Takaran kopi

Cara Buat Kopi Hitam Yang Pas Dan Mantap Pastinya

Gambar oleh Canva Sepintaskopi.com - Cara buat kopi hitam yang pas pasti berbeda-beda untuk setiap orang. Ada yang suka kopi hitam tanpa gula, ada yang suka kopi hitam pakai gula, ada juga yang suka kopi hitam pake susu.  Sahabat ngopi, semua orang mempunyai caranya masing-masing untuk menikmati secangkir kopi hitam . Pada dasarnya cara buat kopi hitam yang pas sangat tergantung dari selera sahabat ngopi semua. Namun, sekarang ini sepintaskopi.com mencoba untuk menguraikan secara sederhana cara buat kopi hitam yang pas versi kami. Semoga bisa menjadi bahan inspirasi buat sahabat ngopi semua ya. 5 Cara Membuat Kopi Hitam Yang Pas Jika ingin menikmati secangkir kopi hitam yang mantap maka perlu tau juga apa saja peralatan yang diperlukan untuk membuatnya. Alat-alat yang dibutuhkan adalah cangkir, sendok, panci, alat penyaring, dan grinder. Baca juga :  Cara Bikin Kopi Hitam yang Enak Selain peralatan maka dibutuhkan juga bahan yang meliputi kopi (bisa kopi bubuk atau biji kopi), air m