Langsung ke konten utama

5 Menit Mengenal Kopi Lokal

Sumber : Elias Shariff Falla Mardini dari Pixabay 

Sepintaskopi.comSahabat ngopi pasti sudah banyak yang tahu ya tentang kopi lokal asli dari Indonesia. Ya betul sekali, ada tiga jenis kopi lokal yang ditanam di Indonesia yaitu kopi arabika, robusta, dan liberika. Ketiga jenis kopi tersebut telah lama ada di Indonesia sejak zaman penjajahan. 

Bagi sahabat ngopi yang ingin tahu bagaimana ciri khas dari masing-masing kopi lokal bisa nih simak ulasan berikut ini. Sebab, dengan mengenal kopi lokal bisa membuat sahabat ngopi semakin tahu sehingga tidak ketinggalan informasi seputar kopi.

Mengenal Kopi Lokal Asli Indonesia

Kopi lokal di negeri yang dahulu pernah menggunakan berbahasa sansekerta ini telah banyak dikenal sampai penjuru dunia. Jadi akan sangat disayangkan jika sahabat ngopi tidak mengenalnya. Ada istilah tak kenal maka tak sayang, maka sekarang saatnya kita mengenal kopi lokal Indonesia yang melegenda ini.

1. Kopi Arabika


Sumber :  Bronisław Dróżka dari Pixabay 

Penanaman kopi arabika sempat mengalami kegagalan karena terserang hama karat daun dikala masa penjajahan Belanda. Ini menunjukan jika kopi ini memiliki antibodi yang lemah karena rentan terkena hama khususnya karat daun. 

Baca juga : 10 Fakta Menarik Tentang Kopi di Indonesia

Namun, usut punya usut ternyata arabika adalah jenis kopi yang paling banyak digemari loh. Uniknya lagi, jenis ini memiliki cita rasa dan aroma berbeda saat ditanam di tanah yang berbeda sehingga rasanya sangat bervariasi. 

2. Kopi Robusta


Sumber :  ongconoicoffee dari Pixabay 

Berbeda dengan kopi arabika, kopi robusta mempunyai ketahanan yang kuat terhadap karat daun. Ini terbukti saat masa kolonial Belanda, kopi robusta tumbuh subur di lahan kopi arabika. Perawatan kopi robusta ini lebih mudah dibandingkan kopi arabika. 

Baca juga : Cara Membuat Kopi Robusta Untuk Penderita Maag

Cita rasa yang dimiliki cenderung pahit karena kandungan kafeinnya yang tidak sedikit. Sampai saat ini kopi robusta menempati peringkat pertama sebagai komoditas terbesar di antara kedua jenis kopi lokal lainnya.   

3. Kopi Liberika  


Sumber : travelingyuk.com/

Mengenal kopi lokal akan terasa kurang jika belum mengulas kopi liberika. Varietas kopi liberika merupakan yang paling sedikit ditanam di Indonesia. Sahabat ngopi bisa tuh mengunjungi Kabupaten Kepulauan Meranti di Riau yang merupakan lokasi kopi liberika banyak ditanam.

Jika kita lihat dari daya tahannya, kopi liberika sebenarnya mampu bertahan di lahan gambut. Tidak hanya mampu bertahan, bahkan bisa tumbuh dengan baik di sana. Selain itu tanamannya juga cukup baik dalam menghadapi serangan penyakit. 

Oke sahabat ngopi, itu tadi merupakan perkenalan singkat kita dengan kopi lokal yang ada di Indonesia. Jangan lupa untuk terus update pengetahuanmu di sepintaskopi.com ya karena akan ada banyak info menarik seputar kopi lainnya.




Sumber :

https://pdfs.semanticscholar.org/cffe/afa2f07894416a940b4436b71f0f01587ab0.pdf
https://www.idntimes.com/food/dining-guide/putriana-cahya/7-jenis-kopi-lokal-asli-indonesia-yang-sukses-mendunia/full
http://itpc.or.jp/wp-content/uploads/2017/01/Market-Intelligence-2015-Kopi-dan-Produk-Kopi.pdf

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Brand Kopi Lokal yang terkenal di Manca Negara

Gambar Oleh Birgl dari Pixabay Sepintaskopi.com - Kopi lokal Indonesia memang sudah banyak dikenal di luar negeri. Namun, tidak hanya kopinya saja yang terkenal di luar negeri, tapi brand kopi lokalnya juga.  Beberapa kedai kopi yang didirikan anak bangsa ada yang sudah mengekspansi negara-negara di luar Indonesia. Bahkan, ada yang sudah sampai di Amerika, sarang raksasa kedai kopi berasal. Apa itu Brand ? Brand atau merek adalah suatu komponen yang harus dimiliki dan melekat pada sebuah produk. Tanpa adanya merek maka produk yang Kamu pasarkan tidak akan dikenal dengan baik.  Pakailah nama-nama brand yang sesuai dan juga dekat di hati masyarakat. Kamu juga harus menentukan siapa sasaran konsumen yang Kamu incar sebelum memilih brand untuk produk Kamu. Ini Dia Brand Kopi Lokal yang Terkenal Sampai Manca Negara Belum banyak kedai kopi lokal yang mampu membuka cabang-cabangnya di luar negeri karena harus diakui memang tidak mudah. Berkat kegigihan dan kerja keras sega

Kenali 5 Manfaat Asam Klorogenat yang Terkandung dalam Kopi

Gambar diambil dari Pixabay Sepintaskopi.com - Tidak heran jika kopi memiliki segudang manfaat, ternyata dalang dibalik semuanya manfaat kesehatan itu adalah kandungan asam klorogenat. Kandungan ini banyak membantu para penikmat kopi untuk terbebas dari resiko serangan penyakit.  5 Manfaat Asam Klorogenat yang Terkandung di Dalam Kopi Asam klorogenat merupakan jenis asam yang paling banyak terkandung di dalam biji kopi. Saat biji kopi belum melalui proses roasting kadar asam ini mencapai 8%. Sedangkan, setelah mengalami proses roasting kadarnya turun menjadi 4%. Berikut ini beberapa manfaat asam terbesar yang terkandung di dalam kopi. 1. Antivirus Hepatitis B Kandungan klorogenat pada kopi sudah terbukti dapat menjadi penghambat pertumbuhan hepatitis B di dalam tubuh. Penelitian menjelaskan klorogenat bisa mencegah virus hepatitis baik secara in vivo maupun in vitro.  2. Antioksidan Jika dibandingkan dengan aktivitas antioksidan kafein, bisa dibilang asam

4 Kopi Arabika Garut yang Bercita Rasa Unik

Sepintaskopi.com - Rasa istimewa kopi arabika mampu membuat siapa saja tergila-gila padanya. Kekhasan aroma kopi arabika menjadi sesuatu yang selalu dicari-cari oleh para pencinta kopi.   Perlu diketahui juga, jika Indonesia juga mempunyai satu kopi arabika asal Jawa Barat dengan cita rasa yang unik dan menarik. Itulah sebabnya para sahabat ngopi harus coba kopi-kopi arabika Garut berikut ini. Eits, tapi sebelumnya kita cari tahu dulu yuk sebenarnya bagaimana sih asal usul dari Kopi Arabika khas kota dodol ini. Kopi Arabika Garut (Java Preanger) Kopi Garut termasuk jenis kopi arabika pertama yang masuk ke Indonesia. Setelah mengalami kegagalan penanaman kopi pertama akibat diterjang banjir, Belanda langsung memindahkan lokasi kebun kopi di Jawa Barat. Bisa jadi Garut inilah salah satu titik penanaman kopi arabika tersebut. Provinsi Jawa Barat dikala masa penjajahan pernah menjadi penghasil kopi terbesar di dunia. Setengah kebutuhan kopi dunia dihasilkan dari Jawa B