Hitamnya Kopi O, Penghangat Kebersamaan

Sumber : https://indonesian.alibaba.com/

Sepintaskopi.com 
- Slurp, suara seruput kopi terdengar di sudut kedai sederhana. Nampak kesibukan di dapur kedai berseliweran para karyawan untuk mengantar pesanan ke meja-meja konsumen.

Satu konsumen memesan ‘Bang kopi O-nya satu ya.’ Dengan sigap seorang karyawan segera menyiapkan racikan minuman berkafein itu.

Baca juga : Kopi Tubruk Pencipta Rasa Kopi Sederhana

Kopi O, sebutan untuk kopi tradisional yang dulunya banyak dijajakan oleh etnis Tionghoa di kopitiamnya. Minuman ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda.

Gambar Alat Penyaring Kopi O
Sumber : https://youtu.be/-WoupcjRlng

Masuknya kopi O di Indonesia dibawa langsung oleh keturunan orang Tionghoa yang menetap di Singkawang. Ya, salah satu kota di Kalimantan ini merupakan pintu gerbang perkenalan kita (rakyat Indonesia) dengan kopi O.

Baca juga : Rayakan Imlek, Jangan Lupa Mampir Ke Kopitiam

Kopi hitam ditambah gula, itulah kopi O. Sederhana bukan, menu sederhana di kedai kopi sederhana. Panas maupun dingin tetap nikmat. Apalagi dinikmati bersama orang-orang terkasih.

Proses pembuatan kopi O di kedai kopi tradisional tidak biasa. Resep ini sudah turun temurun diajarkan kepada masing-masing generasi.

Ciri khas pembuatan kopi O adalah penyaringnya yang merupakan kaus kaki. Namun, jangan salah sangka dulu, itu merupakan kain baru yang belum pernah dipakai sama sekali. Jadi sangat higienis.



Komentar