Godaan Cita Rasa Kopi Gayo, Ayo Cobain !


Sumber : Bisnis.tempo.co

Sepintaskopi.com 
- Kopi lokal menyimpan sejuta rasa khas yang banyak diburu oleh para pecinta kopi di tanah air maupun manca negara. Kondisi alam Indonesia berupa kepulauan menyebabkan setiap varietas kopi yang ditanam di setiap daerah mempunyai rasa yang beraneka ragam baik dari segi aroma, fragrance, flavour, dan aftertaste.

Aceh, provinsi yang berada di ujung barat Indonesia ini memiliki produk kopi dengan cita rasa yang tiada taranya. Mengantongi brand kopi lokal organik, kopi asal Aceh ini sudah mampu menembus pasar-pasar internasional. Rasanya yang khas membuat para penikmatnya tak henti-hentinya mencari kopi legendaris ini.

Cita rasa kopi Gayo sudah dikenal di seantero dunia. Harusnya kopi-kopi lokal semakin melejit. Para pecinta kopi harus tahu bahwa Indonesia merupakan surganya kopi lokal yang tidak henti-hentinya menghasilkan kopi terpercaya.

Produksi Kopi Gayo

Tanahnya yang subur membuat wilayah Aceh menjadi sentra produksi kopi lokal yang sukses dengan cita rasa kopi Gayo yang tidak ada taranya. Ada tiga kabupaten penghasil kopi Gayo yaitu Kabupaten Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tengah. Setiap tahun produksi kopi terbaik ini selalu mendapatkan permintaan yang semakin melonjak.

Dilansir dari humas.aceh.prov.go.id, panen kopi arabika Gayo per tahun mencapai 61.761 ton dengan rata-rata produktivitas 773 ton per hektar. Panenan ini sebagian besar dihasilkan melalui lahan pertanian milik masyarakat sebesar 80%. Jadi pihak swasta hanya menyumbang 20% dari total lahan pertanian kopi arabika Gayo.

Panenan dilakukan dua kali dalam setahun. Panen pertama dilakukan di bulan Maret sampai dengan bulan Mei. Sedangkan, masa panen kedua berlangsung pada bulan Oktober sampai dengan Desember akhir. Siklus panen ini memang sudah tetap di dataran tinggi Gayo.   

Varietas yang dikembangkan di tanah  Gayo ini sebagian besar merupakan kopi arabika. Hebatnya lagi kopi arabika dari dataran tinggi Gayo ini sudah berhasil menyumbang 40% dari total ekspor kopi arabika nasional.

Selain kopi arabika, di Gayo kamu juga bisa menemui kopi robusta yang banyak di tanam di dataran rendah. Kopi ini ditanam di lahan seluas 22.276 hektar. Ini menjadikan kopi robusta juga banyak diminati oleh para pecinta kopi lokal.

Sasaran Ekspor Kopi Gayo

Pasar kopi Gayo sebagian besar ada di luar negeri. Data dari pemerintah provinsi, setiap tahun Aceh selalu mengekspor kopi ke delapan belas negara pengimpor kopi. 

Negara-negara tersebut antara lain Singapura, Amerika, Korea, China, Jepang, Hong Kong, Malaysia, dan Australia. Di antara semua negara tersebut Amerika menjadi negara pengimpor kopi terbesar.

Dilansir dari republika.co.id, ekspor kopi Gayo pada selama tahun 2018 mencapai 81,67 juta dollar AS. Nilai ekspor ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Ini menunjukan permintaan kopi dari manca negara akan semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya sehingga petani harus siap memberikan produk dengan kuantitas serta kualitas yang terbaik.

Sebagian besar bentuk kopi yang diekspor berupa biji kopi basah yang belum mengalami proses pemanggangan dan masih ada kandungan kafein. 

Proses distribusi kebanyakan melalui jalur di luar Aceh seperti pelabuhan Belawan dan Bandara Kualanamu di Medan, Sumatera Utara. Sedangkan, hanya sebagian kecil yang didistribusikan melalui pelabuhan di Aceh.  

Cita Rasa Kopi Gayo

Cita rasa kopi Gayo memang tidak ada yang bisa menandingi. Dataran tinggi Gayo dengan kondisi alamnya yang terjaga membuat kopi bisa tumbuh subur di wilayah ini. 

Tidak hanya tumbuh subur saja, kopi asal provinsi paling barat Indonesia ini mempunyai karakteristik rasa yang kuat dan ciri khas tersendiri. Inilah keunikan cita rasa kopi Gayo yang sayang untuk dilewatkan.

      1. Tingkat Kekentalan Ringan

Kekentalannya yang ringan membuat kopi gayo mempunyai rasa pahit yang hampir tidak terasa di lidah.

    2. Acidity Seimbang

Tingkat keasaman yang dirasakan tidak terlalu tinggi dan nyaman di lambung.

    3. Aroma Harum

Kopi gayo mempunyai aroma khas humus ditambah ada aroma manis khas gula yang bisa kamu temukan di secangkir kopi lokal ini.
    4. Tingkat Rasa Pahit Rendah

Rasa pahit pada kopi arabika gayo rendah dan inilah yang menjadi kelebihan dari kopi gayo. Kandungan kafein pada kopi arabika gayo membuat kopi ini memiliki tingkat rasa pahit yang rendah.

Sajian Kopi Gayo

Kopi gayo memiliki keragaman jenis sajiannya yang bisa kamu coba. Kamu bisa menjajal olahan kopi gayo dengan berbagai kreasi dari barista tempat kedai kopi favoritmu. Berikut ini adalah contoh sajian kopi gayo arabika yang bisa kamu nikmati.

      1. Americano Blend

Kopi ini ditemukan pada era perang dunia kedua ini sangat layak kamu coba. Rasa kopi gayo yang tidak terlalu pahit akan bisa kamu nikmati saat santai. Awal mula pembuatan kopi ini dikarenakan orang-orang Amerika yang lebih menyukai espresso yang lebih encer sehingga terciptalah americano blend.

      2. Coffee Cinnamon

Sajian kopi arabika gayo akan sangat cocok disajikan sebagai coffee cinnamon. Cita rasa kopi gayo yang dipadukan dengan aroma kayu manis serta creamer akan semakin menambah kenikmatan minum kopi kamu.


      3. Cappucino Blend

Kopi gayo yang dipadukan dengan susu, krim dengan susu coklatnya akan membuat kamu berasa fresh kembali. Apalagi ditambah dengan toping berupa bubuk coklat di atasnya, pas banget menemani harimu.

Nah, demikian ulasan mengenai kopi gayo yang fenomenal. Kamu bisa coba rasakan nikmatnya kapanpun kamu mau. Jangan lupa diseruput dulu ya.



Sumber




Komentar