Langsung ke konten utama

10 Ide Nama Cafe Dan Artinya Rekomendasi Sepintas Kopi

Ini Dia, Kopi Tubruk Pencipta Rasa Sederhana Kopi Lokal

Kopi Tubruk, kopi lokal asli Indonesia yang mendunia, Kopi Tubruk adalah, Cara membuat kopi biasa, Kopi Tradisional Indonesia, Kopi Lokal, Rasa Kopi Tubruk, Cara menikmati kopi tubruk, Kopi Tumbuk
Kopi Tubruk, Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay

Sepintaskopi.com - Para pencinta kopi mana yang tidak mengenal kopi tubruk pencipta rasa sederhana kopi lokal. Kopi dengan pengolahan yang sederhana ini akan membuat para penikmatnya semakin jatuh cinta pada kopi lokal asli Indonesia yang mendunia.  

Tapi siapa sangka, ternyata membuat kopi tubruk pernah dijadikan ajang kompetisi yang dilombakan dikalangan barista profesional. Ini membuktikan jika pembuatan kopi oleh para profesional tidaklah sembarangan. Itu karena ada banyak faktor yang mempengaruhi kenikmatannya.

Jika dilihat sekilas pembuatan kopi tubruk sangatlah mudah. Kita hanya perlu menuangkan kopi hasil grinder, lalu memasukkan air panas ke dalamnya. 

Kendala pembuatan kopi tubruk adalah pada konsistensi rasa yang dibutuhkan pada hasil seduhannya. Tidak semua orang bisa membuat jenis kopi ini dengan rasa mantap yang konsisten. 

Cara Membuat Kopi Tubruk / Kopi Tumbuk

Lalu, bagaimana sih cara membuat kopi tumbuk yang tepat agar tercipta konsistensi rasa yang mantap? Untuk memperoleh jawabannya, yuk simak artikel berikut ini ya. Jangan lupa simak sampai selesai ya.

1. Pilih Pengolahan dengan Biji Kopi

Tidak seperti cara membuat kopi biasa, pembuatan kopi tumbuk lebih disarankan untuk menggunakan biji kopi ketimbang kopi yang sudah menjadi bubuk. Ini dimaksudkan untuk bisa mengatur rasa yang akan dihasilkan pada secangkir kopi yang akan kamu nikmati. Kamu bisa pilih kopi tubruk arabika maupun robusta sesuai selera. 

2. Perhatikan Proses Penggilingan Biji Kopi   

Biji kopi yang akan digunakan sebagai kopi tubruk bisa berupa biji kopi arabika maupun biji kopi robusta. Pada proses penggilingan kamu bisa memilih hasil gilingan halus, medium atau kasar. Ukuran butiran kopi akan mempengaruhi rasa yang dihasilkan. 

Jika kamu ingin menikmati kopi tumbuk dengan rasa asam yang unik cobalah lakukan penggilingan biji kopi sampai pada ukuran kasar. Namun, jika ingin merasakan sensasi acidity dengan kecenderungan pahit maka ukuran gilingan halus bisa menjadi pilihanmu.

Ukuran hasil gilingan kopi bisa mempengaruhi rasa kopi tubruk karena saat air panas dituangkan ke dalam cangkir maka air akan langsung meresap ke rongga butiran kopi. Semakin besar rongga antar butiran akan menyebabkan ekstraksi bisa jadi lebih cepat. Ini akan menghasilkan rasa asam yang cukup unik.

Berbeda halnya dengan butiran halus kopi yang akan membuat kopi memiliki rasa asam dengan kecenderungan pahit. Ini karena proses ekstraksi yang lambat disebabkan air menggenangi permukaan bubuk kopi karena kecilnya rongga di antara butiran.

3. Gunakan Air Panas dengan Suhu 93-96 derajat Celsius 

Perhatikan suhu air panas yang akan dituang ke dalam cangkir kopi. Suhu yang ideal berkisar antara 93-96 derajat celsius. Pemilihan suhu yang tepat akan memberikan hasil yang maksimal terhadap kopi tubruk olahan kamu. 

Saat menuangkan air panas gunakan teko leher angsa karena akan sangat membantu kamu untuk menuangkan kopi secara bertahap. Lakukan penuangan secara merata dan konsisten agar kopi bisa melalui proses penyeduhan secara maksimal. 

4. Teknik Penuangan Air Panas Mempengaruhi Rasa Kopi Tubruk

Setiap barista memiliki caranya tersendiri dalam melakukan proses menuangkan air panas. Ada yang sengaja menuangkan air panas ke bagian sisi gelas sehingga air langsung menuju ke bagian bawah kopi. Selain itu ada juga yang langsung menuangkan air panas ke bagian tengah kopi.


Semua teknik ini bagus digunakan, karena semakin kecil gelembung yang dihasilkan itu mengindikasikan kopi terekstrak secara sempurna. Begitu juga sebaliknya semakin besar gelembung yang dihasilkan saat proses menuangkan air panas maka ekstraksi jadi lebih lambat.

5. Menikmati Sajian Rasa Kopi Tubruk 

Kopi tradisional Indonesia ini akan menjelaskan rasa yang jujur dari secangkir kopi yang tersaji. Setiap orang mempunyai cara menikmati kopi tubruk. 

Ada yang mengaduk kopi tumbuk terlebih dahulu dan langsung menyeruputnya. Namun, ada juga yang menunggu sampai butiran kasarnya turun ke dasar. 

Tidak ada yang salah, karena setiap orang memiliki cara menikmati kopi tubruk masing-masing. So, segera coba ya.

Kopi Tubruk Arabika Penggugah Rasa

Setelah puas membahas tentang cara pembuatan kopi tradisional tersebut, akan terasa kurang jika kopi tubruk arabika tidak diulas secara lengkap di sini. Kopi fenomenal ini layak untuk kita bahas pada kesempatan kali ini.  

Biji kopi arabika yang mempunyai cita rasa yang sangat kaya akan membuat sajian kopi tubruk arabika kamu semakin nikmat dan sempurna. Pilihlah rasa kopi arabika sesuai selera kamu misalnya coklat, serta sensasi cita rasa buah yang lainnya. Selain dari segi rasa, aroma kopi arabika akan sangat terasa saat dijadikan kopi tradisional ini.


Apabila kamu sedang mencari kopi yang memiliki tingkat kekentalan sedang maka olahan kopi tubruk arabika sangatlah tepat untukmu. Berbeda halnya dengan kopi robusta yang memiliki kadar kekentalan tinggi, kopi arabika memiliki kekentalan di bawah kopi robusta. 

Nah, itu dia pembahasan singkat dari sepintaskopi.com mengenai kopi tubruk pencipta rasa sederhana kopi lokal yang akan selalu fenomenal. Nikmati artikel-artikel kopi lainnya hanya di sepintaskopi.com.

Sumber





Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Brand Kopi Lokal yang terkenal di Manca Negara

Gambar Oleh Birgl dari Pixabay Sepintaskopi.com - Kopi lokal Indonesia memang sudah banyak dikenal di luar negeri. Namun, tidak hanya kopinya saja yang terkenal di luar negeri, tapi brand kopi lokalnya juga.  Beberapa kedai kopi yang didirikan anak bangsa ada yang sudah mengekspansi negara-negara di luar Indonesia. Bahkan, ada yang sudah sampai di Amerika, sarang raksasa kedai kopi berasal. Apa itu Brand ? Brand atau merek adalah suatu komponen yang harus dimiliki dan melekat pada sebuah produk. Tanpa adanya merek maka produk yang Kamu pasarkan tidak akan dikenal dengan baik.  Pakailah nama-nama brand yang sesuai dan juga dekat di hati masyarakat. Kamu juga harus menentukan siapa sasaran konsumen yang Kamu incar sebelum memilih brand untuk produk Kamu. Ini Dia Brand Kopi Lokal yang Terkenal Sampai Manca Negara Belum banyak kedai kopi lokal yang mampu membuka cabang-cabangnya di luar negeri karena harus diakui memang tidak mudah. Berkat kegigihan dan kerja keras sega

Berapa Sih Kandungan Kafein Pada Kopi?

Sumber : https://nationalgeographic.grid.id/ Sepintaskopi.com - Halo sahabat ngopi, semoga selalu sehat dan bahagia ya. Kali ini kita akan bahas kopi dari sudut pandang sains lagi nih, khususnya untuk topik kandungan kafein pada kopi. Tentu sahabat ngopi sudah tahu ya, kopi tidak bisa dijauhkan dari yang namanya kafein. Salah satu senyawa kopi ini menyimpan banyak sekali manfaat untuk setiap sahabat ngopi loh. Tapi ada syaratnya, manfaat ini bisa terasa jika sahabat ngopi tidak berlebihan mengonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung kafein. Yuk Bahas Tuntas Kandungan Kafein Pada Kopi Setiap sahabat ngopi pasti mempunyai tujuan yang berbeda-beda saat ngopi. Ada yang ingin mendapatkan fokus selama bekerja atau mencari manfaat kesehatan lainnya dari kopi. Manfaat ini salah satunya disebabkan oleh kandungan kafein di dalam kopi. Makin penasaran kan ya, yuk kita bahas satu per satu tentang kafein di dalam kopi. 1. Kandungan Kafein Pada Secangkir Kopi Sampa

4 Kopi Arabika Garut yang Bercita Rasa Unik

Sepintaskopi.com - Rasa istimewa kopi arabika mampu membuat siapa saja tergila-gila padanya. Kekhasan aroma kopi arabika menjadi sesuatu yang selalu dicari-cari oleh para pencinta kopi.   Perlu diketahui juga, jika Indonesia juga mempunyai satu kopi arabika asal Jawa Barat dengan cita rasa yang unik dan menarik. Itulah sebabnya para sahabat ngopi harus coba kopi-kopi arabika Garut berikut ini. Eits, tapi sebelumnya kita cari tahu dulu yuk sebenarnya bagaimana sih asal usul dari Kopi Arabika khas kota dodol ini. Kopi Arabika Garut (Java Preanger) Kopi Garut termasuk jenis kopi arabika pertama yang masuk ke Indonesia. Setelah mengalami kegagalan penanaman kopi pertama akibat diterjang banjir, Belanda langsung memindahkan lokasi kebun kopi di Jawa Barat. Bisa jadi Garut inilah salah satu titik penanaman kopi arabika tersebut. Provinsi Jawa Barat dikala masa penjajahan pernah menjadi penghasil kopi terbesar di dunia. Setengah kebutuhan kopi dunia dihasilkan dari Jawa Bar