Menyusuri Lorong Waktu Sejarah Kopi Espresso

Gambar oleh Soner Kose dari Pixabay

Sepintaskopi.com-Kopi, siapa yang tidak mengenal minuman hitam nan menggoda ini. Menurut sejarah yang ada, kopi ditemukan di benua Afrika tepatnya di Ethiopia. Dahulu kopi sempat menjadi minuman yang dilarang di benua biru. Namun, saat ini kopi sudah sangat menyatu dalam kebiasaan masyarakat di sana. Sebab hari akan terasa kurang jika tidak ngopi.

Usut punya usut kopi pernah mengalami masa kejayaan di Eropa. Ini dibuktikan dengan antrian panjang di setiap penjuru kedai kopi sewaktu jam istirahat. Sayangnya saat itu butuh waktu kurang lebih 5 menit untuk bisa membuat secangkir kopi. 

Ada seorang pengusaha dari Italia yang melihat masalah ini. Ia berinisiatif untuk membuat mesin dengan tujuan bisa mempersingkat proses pembuatan kopi. Setelah melalui beberapa kali percobaan akhirnya pengusaha tersebut berhasil menemukan mesin pembuat kopi cepat tersebut. Inilah cikal bakal kopi espresso dibuat.

Baca juga : Mengenal Jenis Kopi Espresso, Dasar Kopi Mancanegara

Uniknya penemu mesin kopi ini adalah seorang pengusaha bir dari Italia. Sehingga dia benar-benar harus memulai mengasah keterampilannya mulai dari nol. Berkat kerja keras dan dedikasinya, akhirnya mesin pembuat kopi berhasil ditemukan. Jika kalian ingin tahu, pengusaha ini bernama Angelo Moriondo. Alat tersebut dia patenkan dengan nama "new steam machinery for the economic and instantaneous confection of coffee beverage".

Baca juga : Belajar Menikmati Kopi, Banyak Manfaatnya Loh

Tidak hanya merubah durasi pembuatan kopi saja. Kelahiran kopi espresso merupakan awal kisah kopi-kopi modern yang saat ini bisa kita nikmati. Kemunculan kopi espresso juga melatarbelakangi lahirnya kopi modern dari Italia seperti cappucino, moccacino, latte, flat white, dan sebagainya. Harus diakui memang sebagai based coffee, espresso memang tidak ada duanya.

                                    Gambar oleh Albert Kunnen dari Pixabay

Bahan yang dipilih untuk membuat espresso disesuaikan dengan selera konsumen. Kebanyakan penikmat kopi espresso lebih suka dengan karakter yang dihasilkan oleh biji kopi arabika. Karakter yang dihasilkan kopi ini cenderung asam dengan sedikit body. Tapi tenang, untuk kamu yang lebih suka dengan kopi berkarakter body dan tingkat keasaman rendah bisa menggunakan jenis biji robusta atau bisa juga dengan memperlama proses roasting.

Nah, itulah sedikit kilas balik sejarah tentang kopi espresso. Simak terus info-info menarik seputar kopi yang diulas secara santai di sepintaskopi.com

Referensi :

https://youtu.be/DRho6WsSHxs

https://youtu.be/2jpJS2W6TG0

https://majalah.ottencoffee.co.id/sejarah-mesin-espresso/

https://www.sasamecoffee.com/kopipedia/kopi-espresso-adalah/

Komentar