Langsung ke konten utama

10 Ide Nama Cafe Dan Artinya Rekomendasi Sepintas Kopi

Rasa Kopi Arabika Nan Spesial dan Khas

Rasa kopi arabika, Kopi arabika
Rasa kopi arabika, gambar oleh Christoph dari Pixabay


Sepintaskopi.com - Ting..ting..ting, ini dia rasa kopi arabika nan spesial dan khas, siapa yang mau coba? Ada dua jenis varietas kopi yang sangat masyur di Indonesia yaitu arabika vs robusta. 

Menurut sejarah dunia perkopian, biji kopi pertama yang ditanam di Indonesia termasuk jenis arabika. 

Belanda sengaja memilih emas hitam ini karena permintaan pasar memang sedang membludak. Tak heran jika biji kopi arabika spesial bagi orang-orang kumpeni.

Ciri Rasa Kopi Arabika Nan Spesial

Minuman mengandung kafein ini sudah menyebar ke seluruh dunia dan menjadi populer di Eropa menyaingi jenis minuman beralkohol. Inilah karakter rasa khas kopi arabika yang menambah kenikmatan rasa khas kopi beraroma kuat ini.

1. Rasa Kopi Arabika Memiliki Acidity yang lebih Kuat 

Acidity merupakan tingkat keasaman kopi. Arabika mempunyai acidity yang kuat sehingga untuk kamu yang ingin mengonsumsinya pastikan sudah makan terlebih dahulu sebelumnya. 

Tingkat keasaman pada kopi arabika bisa berasal dari buah-buahan yang ditanam di sekitaran kebun kopi tersebut. Seperti halnya kopi kintamani dari Bali yang mempunyai rasa asam dari buah jeruk. 

2. Kadar Kafein Kopi Arabika Lebih Rendah 

Apabila dibandingkan dengan kopi robusta, kadar kafein pada kopi arabika jauh lebih rendah dua kali lipat yaitu mencapai 0,8-1,5%. 

Inilah yang membuat jenis kopi ini mempunyai rasa pahit yang masih bisa ditolerir oleh para penikmat kopi pemula. 

Oleh sebab kadar kafein yang rendah inilah, rasa manis dan asam pada arabika semakin bisa dirasakan.

3. Kadar Gula Kopi Arabika Lebih Tinggi

Rasa manis pada kopi arabika bisa dirasakan karena adanya kandungan glukosa yang lebih banyak. Manisnya arabika tidaklah sama dengan manisnya gula pasir. 

Jadi yang dimaksud manis di sini yaitu mirip seperti manisnya yang seperti rasa buah-buahan. Kadar gula arabika dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tempat penanaman kopi. 

Baca juga : Kopi Hitam untuk Diet, Memang Paling Jos !

4. Keberagaman Rasa Kopi Arabika di Setiap Daerahnya

Tanaman kopi arabika akan menghasilkan rasa yang berbeda jika ditanam di daerah yang berbeda pula. Inilah mengapa di setiap daerah mempunyai ciri khas kopi arabika yang berbeda-beda.

Faktor-faktor yang mempengaruhi keunikan ini yaitu cuaca, ketinggian, jenis tanah, serta hasil persilangan. Cukup unik ya si arabika ini.

5. Warna Air Hasil Seduhan Kopi Arabika Tidak Terlalu Pekat 

Ciri khas yang melekat pada kopi arabika ini yaitu warna airnya yang tidak terlalu pekat. Berbeda halnya dengan kopi robusta yang memiliki tingkat warna seduhan yang pekat. 

Saran Penyajian untuk Memperoleh Rasa Kopi Arabika Terbaik 

Setiap minuman memiliki cara tersendiri untuk dinikmati, begitu juga dengan kopi arabika spesial ini. Untuk menghasilkan cita rasa asli dari arabika tentu ada cara khusus. 

Tujuannya, agar kamu dapat menikmati kenikmatan maksimal dari jenis kopi tersebut. Berikut ini merupakan saran penyajian kopi arabika yang bisa kamu coba.

1. Rasa Kopi Arabika Lebih Nikmat Tanpa  Tambahan Gula 

Disarankan untuk tidak menambahkan gula untuk memperoleh rasa kopi arabika yang lebih berkarakter. Pasalnya, gula justru merusak rasa otentik dari kopi. 

Selain itu, gula juga justru menambah kandungan asam pada jenis kopi ini. Padahal arabika sudah memilki acidity yang cukup tinggi dibandingkan kopi robusta.

2. Gunakan Biji Kopi Arabika Utuh untuk Rasa Kopi Arabika yang Mantap

Usahakan beli biji kopi arabika utuh dan lakukan pemrosesan sendiri agar kualitas rasa kopi arabika terjamin. Ini penting untuk mendapatkan hasil kopi yang maksimal. 

Hasil kopi yang maksimal itu bisa diperoleh khususnya saat proses pemanggangan. Pastikan tingkat pemanggangan sampai pada tingkat light roasted sampai medium. 

Baca juga : 5 Pilihan Menu Kopi Janji Jiwa yang Wajib Dicoba

3. Seduh Kopi Arabika Secepatnya Setelah Proses Penggilingan

Ambil biji kopi arabika, lalu lakukan proses penggilingan. Hasil dari proses penggilingan ini bisa langsung diseduh dengan air panas. Hasil metode ini akan memunculkan rasa kopi yang otentik. 

Nah, itulah cara penyajian kopi arabika spesial dari sepintaskopi.com sarankan. Semoga informasi mengenai rasa kopi arabika nan spesial dan khas ini bisa menambah wawasan kamu. 


Referensi

https://caswellscoffee.com/jenis-dan-karakteristik-kopi-arabika/

http://membuatkopi.blogspot.com/2016/02/membuat-kopi-arabika-dengan-cara-sederhana-tetapi-hasil-memuaskan.html

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3168689/mana-lebih-aman-kopi-arabika-atau-robusta

https://coffeeland.co.id/membuat-kopi-tetap-manis-tanpa-tambahan-gula/

https://lifestyle.kompas.com/read/2017/09/11/083356720/apa-beda-kopi-arabica-dan-robusta

https://www.sasamecoffee.com/kopipedia/perbedaan-kopi-arabika-kopi-robusta/

https://food.detik.com/info-kuliner/d-4229894/ini-5-perbedaan-kopi-arabika-dan-robusta-suka-yang-mana

https://www.gordi.id/blogs/updates/perbedaan-rasa-kopi-arabika-vs-kopi-robusta 




    

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Brand Kopi Lokal yang terkenal di Manca Negara

Gambar Oleh Birgl dari Pixabay Sepintaskopi.com - Kopi lokal Indonesia memang sudah banyak dikenal di luar negeri. Namun, tidak hanya kopinya saja yang terkenal di luar negeri, tapi brand kopi lokalnya juga.  Beberapa kedai kopi yang didirikan anak bangsa ada yang sudah mengekspansi negara-negara di luar Indonesia. Bahkan, ada yang sudah sampai di Amerika, sarang raksasa kedai kopi berasal. Apa itu Brand ? Brand atau merek adalah suatu komponen yang harus dimiliki dan melekat pada sebuah produk. Tanpa adanya merek maka produk yang Kamu pasarkan tidak akan dikenal dengan baik.  Pakailah nama-nama brand yang sesuai dan juga dekat di hati masyarakat. Kamu juga harus menentukan siapa sasaran konsumen yang Kamu incar sebelum memilih brand untuk produk Kamu. Ini Dia Brand Kopi Lokal yang Terkenal Sampai Manca Negara Belum banyak kedai kopi lokal yang mampu membuka cabang-cabangnya di luar negeri karena harus diakui memang tidak mudah. Berkat kegigihan dan kerja keras sega

Berapa Sih Kandungan Kafein Pada Kopi?

Sumber : https://nationalgeographic.grid.id/ Sepintaskopi.com - Halo sahabat ngopi, semoga selalu sehat dan bahagia ya. Kali ini kita akan bahas kopi dari sudut pandang sains lagi nih, khususnya untuk topik kandungan kafein pada kopi. Tentu sahabat ngopi sudah tahu ya, kopi tidak bisa dijauhkan dari yang namanya kafein. Salah satu senyawa kopi ini menyimpan banyak sekali manfaat untuk setiap sahabat ngopi loh. Tapi ada syaratnya, manfaat ini bisa terasa jika sahabat ngopi tidak berlebihan mengonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung kafein. Yuk Bahas Tuntas Kandungan Kafein Pada Kopi Setiap sahabat ngopi pasti mempunyai tujuan yang berbeda-beda saat ngopi. Ada yang ingin mendapatkan fokus selama bekerja atau mencari manfaat kesehatan lainnya dari kopi. Manfaat ini salah satunya disebabkan oleh kandungan kafein di dalam kopi. Makin penasaran kan ya, yuk kita bahas satu per satu tentang kafein di dalam kopi. 1. Kandungan Kafein Pada Secangkir Kopi Sampa

4 Kopi Arabika Garut yang Bercita Rasa Unik

Sepintaskopi.com - Rasa istimewa kopi arabika mampu membuat siapa saja tergila-gila padanya. Kekhasan aroma kopi arabika menjadi sesuatu yang selalu dicari-cari oleh para pencinta kopi.   Perlu diketahui juga, jika Indonesia juga mempunyai satu kopi arabika asal Jawa Barat dengan cita rasa yang unik dan menarik. Itulah sebabnya para sahabat ngopi harus coba kopi-kopi arabika Garut berikut ini. Eits, tapi sebelumnya kita cari tahu dulu yuk sebenarnya bagaimana sih asal usul dari Kopi Arabika khas kota dodol ini. Kopi Arabika Garut (Java Preanger) Kopi Garut termasuk jenis kopi arabika pertama yang masuk ke Indonesia. Setelah mengalami kegagalan penanaman kopi pertama akibat diterjang banjir, Belanda langsung memindahkan lokasi kebun kopi di Jawa Barat. Bisa jadi Garut inilah salah satu titik penanaman kopi arabika tersebut. Provinsi Jawa Barat dikala masa penjajahan pernah menjadi penghasil kopi terbesar di dunia. Setengah kebutuhan kopi dunia dihasilkan dari Jawa Bar